Pangsa Pasar OVO sebagai dompet digital di Indonesia

By | December 4, 2020
ovo_logo
foto : logo ovo

Ovo adalah salah satu dompet digital yang memiliki pangsa pasar yang sangat besar di negara Indonesia . Bersaing dengan layanan dompet digital lainnya seperti gopay,shoopepay dan dana. Berbagai layanan dompet digital tersebut melakukan banyak promosi terutama dalam penggunaan layanannya. Promosi seperti discount dan cashback menjadi ujung tombaknya. Walaupun memang seperti kebanyakan layanan lainnya biasanya promosi akan gencar diawal dan kemudian semakin berkurang ketika telah mendapatkan marketshare di masyarakat. Tapi itu wajar, mari kita lihat bagaimana perkembangan dompet digital dapat berkembang di era yang mendukung seperti saat ini, era sebuah kepraktisan dan kecepatan.

Ovo adalah Cryptocurrency

Dompet digital atau bisa disebut coin digital seperti ovo dan gopay menurut saya bisa dikatakan sebagai sebuah cryptocurrency. Mengapa? karena dompet digital tersebut memang disusun secara elektronik dan tidak memiliki bentuk fisik. Ya hanya kumpulan angka seperti Bitcoin dan coin lainnya. Dompet digital yang legal saat ini secara struktur mungkin termotivasi dari kemunculan dan kemudahan cryptocurrency. Yang menjadi pembeda bahwa dompet digital seperti ovo dan gopay resmi diakui oleh pemerintah secara hukum karena memiliki nilai yang pasti . Berbeda dengan cryptocurrency yang memiliki nilai fluktuasi sehingga nilainya akan terus berubah tergantung permintaan dari pangsa pasar terhadap coin tersebut dan inilah yang menjadi alasan bahwa pemerintah mengawasi cryptocurrency dan tidak merekomendasi untuk menggunakannya.

Kembali lagi ke pokok pembahasan bahwa dompet digital Ovo memiliki pangsa pasar yang sangat luas dan marketshare diperkirakan berada di range 20% dari total keseluruhan penggunaan transaksi dompet digital di Indonesia. Gopay menyusul ditempat kedua dan kemudian mandiri serta Dana di posisi selanjutnya.

Baca Juga :   Manfaat Menambahkan Table Of Content pada Website

Sejarah Ovo

Sejarah Ovo dimulai pada tahun 2017 ketika diluncurkan untuk pertama kalinya pada bulan maret. Pertama ovo bekerja sama dengan perusahaan di group lippo seperti hypermart. Umur yang masih singkat pada tahun 2018, Ovo sudah bekerjasama dengan perusahaan besar seperti alfamart dan grab. Inilah yang membuat sebuah gebrakan besar pada sejarah Ovo , ketika layanan ojek online sedang mengalami booming . Waktu yang tepat membuat Ovo menjadi sebuah pilihan bagi banyak pengguna Grab , dengan berbagai potongan discount yang menarik tentunya membuat masyarakat memilih Ovo sebagai pembayaran utama mereka pada layanan operasional Grab.

Sejarah kemudian berlanjut ketika Tokopedia menggandeng Ovo sebagai layanan pembayaran di marketplacnya. Tokopedia yang memiliki pangsa pasar yang begitu luas dan dijuluki sebagai marketplace terbesar pada saat itu membuat layanan Ovo meningkat dengan semakin pesat. Ovo bisa dikatakan bersama-sama dengan Tokopedia membangun sebuah eksosistem yang saling menguntungkan. Ekosistem yang pada akhirnya membuat layanan keduanya menjadi saling dibutuhkan oleh masyarakat.

Hadirnya Ovo membuat layanan transaksi keuangan semakin menjadi praktis, hingga semakin banyak bermunculan merchant-merchant yang bekerjasama dengan Ovo membuat layanan Ovo semakin luas. Sampai akhirnya Ovo menjadi stratup unicorn kelima di Indonesia. Hal yang luar biasa tentunya, tidak banyak perusahaan yang dapat melakukan hal seperti ini hanya dalam waktu yang singkat. Kurang dari 5 Tahun bahwa kini Ovo memiliki valuasi nilai lebih dari 40 Triliun Rupiah.

Dompet Digital Sebagai Pilihan Masyarakat

Sampai pada akhirnya bahwa kini Dompet Digital menjadi sebuah kebutuhan bagi kehidupan transaksi keuangan banyak masyarakat. Kepraktisan, kecepatan dan market yang luas membuat penggunaan Dompet digital jauh lebih menarik dibandingkan menggunakan layanan keuangan perbankan. Memang ada nilai plus dan minusnya, namun hingga saat ini masyarakat pasti setuju bahwa penggunaan Dompet Digital jauh lebih menarik . Survey akan membuktikan bahwa benefit yang didapat adalah alasan utamanya. Yang jadi pertanyaan bahwa sampai kapan layanan dompet digital tersebut akan terus menawarkan benefit yang menarik bagi para penggunanya?

Baca Juga :   HDMI Extender over IP

Waktu akan menjawab hingga pada akhirnya masyarakatlah yang akan menentukannya.

5 1 vote
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments